BERAGAM SEBAB KECEMASAN

Banyak orang, khususnya yang sebentar lagi menyelesaikan pendidikannya dalam berbagai disiplin ilmu, mereka yang sedang mencari pekerjaan, atau yang mengeluhkan pemasukan terbatas dan tidak bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kecemasan terhadap masa depan menggerogoti hidup mereka. Mereka tidak mengecap kenikmatan hidup dan membuat mereka gelisah sepanjang waktu.

Penyebab utama semua itu adalah

  1. lemah keyakinan pada Alloh.
  2. kurang tawakal pada Alloh.
  3. larut dalam pemikiran negatif tentang masa depan negatif.
  4. minimnya pengetahuan tentang tujuan hidup.
  5. bergantung pada diri sendiri atau orang lain dalam mencri rezeki, dan mengabaian ketergantungan pada Alloh penciptanya dan pemberi rizki.
  6. mereka mengikuti keserakaha dan harapan yang berlebihan, dengan keyakinan bahwa rizki berada di tangan manusia atau atasan yang mampu memberi dan mampu menolak.
  7. keyakinan bahwa rizki tergantung pada ijazah. semakin tinggi ijazah yang dimiliki, maka rizkinya semakin terbuka

Sebagian orang menyangka, mnusia tidak mungkin merasakan hidup tenang dan bahagia kecuali setelah mendapatkan pekerjaan serasi. Bahkan ada perasaan dan pernyataan bahwa masa bermain telah berlalu, sementara tuntunan gaya hidup selalu meningkat. Ketergantungan hidup dan kebutuhan-kebutuhannya menuntut dari seseorang untuk tetap dalam gaya hidupnya, mengharuskan mereka untuk tidak meninggalkan gaya hidup mewah.

Pertarungan seperti ini dan yang semacamnya mengakibatkan tekanan jiwa sehingga menjadikan seseorang takut dan cemas. Bahkan membuatnya sakit karena terlalu bnayak berfikir tentang masa depan, sehingga menjadikannya runtuh semangat karena cemas, akibat pemikiran bermacam-macam yang merusak aqidah dan mpemikiran. Ujung-ujungnya, semua itu mengantarkan pada kesedihan, kegundahan, keluh kesah, galau, putus asa dan apatis, kekalahan mental dan kegagalan.

sumber: buku jangan takut menatap masa depan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s